Sistem Ras

Protein yang termasuk dalam keluarga Ras berperan penting sebagai intermediet jalur transduksi signal yang terinisiasi oleh adanya aktivasi Reseptor Tirosin Kinase (RTK). Ligan untuk RTK: NGF (nerve growth factor), PDGF (platelet-derived growth factor), FGF (fibroblast growth factor), EGF (epidermal growth factor), dan Insulin.

Ras merupakan protein GTP-binding switch yang merubah antara keadaan aktif (saat mengikat GTP, Guanosin Tripospat) dan keadaan inaktif (saat mengikat GDP, Guanosin Dipospat) (1 dan 2)

Aktivasi Ras difasilitasi oleh Guanin Exchange Factor (GEF) yang membantu pelepasan GDP dari Ras. Sementara GAP (GTP-ase activating protein) mengikat hidrolisis GTP yang terikat Ras hingga menjadi Ras-GDP (3 dan 4).

Contoh transduksi signal oleh EGF:

Pengikatan EGF pada reseptornya menyebabkan dimerisasi reseptor dan terjadi autofosforilasi pada residu tirosin. Selanjutnya reseptor yang terfosforilasi tersebut akan merekrut Grb2 dan terikat pada bagian SH2 domain, sedang bagian SH3 domain mengikat protein Sos. Kedua protein ini bertindak sebagai protein adaptor dan Sos sebagai GEF yang akan mengaktifkan Ras dengan mengganti GDP dengan GTP. Ras yang aktif selanjutnya akan mengaktifkan protein down stream efektor sesuai dengan jenis dan kebutuhan selnya. Downstream efektor dapat berupa jalur MAP kinase melalui Raf atau jalur second messanger. Protein adapter dan EGF establish link antara RTKs dan Ras.

Sumber:

Silahkan tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: