RENIN ANGIOTENSIN ALDOSTERONE SYSTEM INHIBITORS

GIMA AMEZIA SARI

G1F011016

DESKRIPSI
Renin adalah enzim dengan protein kecil yang dilepaskan oleh ginjal bila tekanan arteri turun sangat rendah. Pengeluaran renin dapat disebabkan aktivasi saraf simpatis (pengaktifannya melalui β1-adrenoceptor) (Guyton dan Hall,1997). Angiotensin adalah hormone petida yang berasal dari protein angiotensinogen. Angiotensinogen di ubah menjadi angiotensin 1 dengan katalisis renin. Selanjutnya angiotensin I akan di ubah menjadi angiotensin II dengan di katalisasi oleh enzim ACE ( angiotensin-converting enzyme ). Angiotensin II adalah suatu vasokonstriktor poten dan pemacu sekresi aldosteron. Aldosteron sendiri menyebabkan peningkatan volume darah sehingga meningkatkan resistensi vaskuler (Nugroho, 2012).

renin agiotensin system
Rennin angiotensin aldosteron system erat kaitannya dengan hipertensi. Obat yang di gunakan termasuk dalam golongan ACE inhibitor. Obat-obatan yang termasuk dalam ACE inhibitor, bekerja dengan menghambat efek angiotensin II yang bersifat sebagai vasokonstriktor. Selanjutnya ACE menyebabkan degradasi bradikinin menjadi peptida inaktif atau dalam pengertian bradikinin tidak diubah. Dengan demikian peranan ACE pada hipertensi yaitu meningkatkan kadar bradikinin yang memberikan kontribusi sebagai vasodilatator untuk ACE-inhibitor. Akibat vasodilatasi maka menurunkan tahanan pembuluh peripheral, preload dan afterload pada jantung sehingga tekanan darah dapat diturunkan. Contoh obat-obat ini adalah kaptopril, enalapril, ramipril (Sargowo, 1999; Taddei, et al. 2002).
Selain mekanisme ACE inhibitor terdapat pula mekanisme antagonis reseptor angiotensin II. Obat ini beraksi menghambat reseptor angiotensin II. Aksinya sebenarnya mirip dengan ACE inhibitor, bedanya obat ini menghambat aktivitas angiotensin II terhadap reseptornya, sedangkan ACE inhibitor menghambat produksi angiotensin II. Contoh obat ini adalah losartan, candesartan (Nugroho, 2012).

DAFTAR PUSTAKA
Guyton AC and Hall JE. 1997. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran . Alih Bahasa : Irawati setiawan, LMA Ken Ariata Tengadi, Alex Santoso. Jakarta : EGC
Nugroho, Agung Endro. 2012. Farmakologi : Obat-obat Penting dalam Pembelajaran Ilmu Farmasi dan Dunia Kesehatan. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Sargowo D. 1999. Peran Endotel pada Patogenitas Penyakit Kardiovaskular dan Program Pencegahannya. Medika, 10: 643-655.
Taddei S, Virdis A, Ghadom L, Sudono I, and Salvetti A. 2002. Effects Antihypertensive Drugs on Endothelial Dysfunction. Drugs, 62: 265-284.

Silahkan tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: