HIV coreceptor

Deskripsi
AIDS adalah suatu penyakit retrovirus yang disebabkan oleh HIV (Human Imunodeviciency virus).Dua bentuk HIV yang berbeda secara genetik tetapi berhubungan secara antigen,yaitu HIV-1 dan HIV-2 telah berhasil diidentifikasi.deskripsi ini terutama berhubungan dengan HIV-1 tetapi secara umum dapat diterapkan untuk HIV-2 (Robbins,2007).

Molekul CD 4 merupakan suatu reseptor untuk HIV yang berafinitas tinggi, sebuah glikoprotein besar yang ditemukan pada permukaan sel T pembantu, sel T peraturan, monosit, dan sel dendritik. Fungsi alaminya adalah sebagai co-reseptor yang membantu reseptor sel T (TCR) untuk mengaktifkan sel T menyusul interaksi dengan sel yang antigen presentasi (ekaputriastrie,2010).

Dalam menginfeksi sel target,selubung gp 120 HIV harus berikatan dengan molekul CD4 ini,juga dengan koreseptor lain yang diperankan oleh dua molekul reseptor kemokin permukaan sel yaitu CCR-5(sebagian besar pada makrofag) atau CXCR-4(sebagian besar pada sel T),proses ini disebut pengikatan.Selubung gp 120 HIV mula-mula berikatan dengan molekul CD4 yang menyebabkan perubahan konformasional yang membuka suatu lokasi pengenalan baru pada gp 120 untuk koreseptor CCR5 atau CXCR4,kemudian gp 41 akan mengalami perubahan konformasional yang memungkinkan masuknya rangkaian peptida gp 41 ke dalam membran target sehingga memudahkan fusi sel-virus (Robbins,2007)
Setelah terjadi fusi,inti virus yang mengandung genom HIV memasuki sitoplasma sel,dimana inti ini mengandung kapsid utama protein p24,nukleokapsid protein p7/p9,dua salinan RNA genom,dan ketiga enzim virus (protease,reverse transcriptase dan integrase)(Robbins,2007).reverse transkpritase memulai reverse transcripsi dengan 2 genom protein yang dimiliki yaitu ribonuklease sisi inaktiv dan polimerase sisi aktif,dimana polimerase akan mentranskripsi RNA virus dalam formasi RNA-DNA rantai ganda.lalu ribonuklease akan memecah DNA yang terbentuk dan kembali masuk dalam polimerase untuk dilengkapi menjadi DNA rantaiganda.
Integrase lalu bekerja dengan memotong ujung DNA yang terbentuk sehingga tercipta dua ujung DNA yang bersifat lengket.lalu integrase mentransfer DNA ke dalam nukleus dan memfasilitasi integrasinya dengan genom sel target.sel yang teraktivasi untuk membelah akan mentranskripsi DNA virus menjadi mRNA .mRNA yang terbentuk akan masuk ke dalam sitoplasma dan digunakan dalam proses pembentukan kapsid utama protein p24 virus yang baru.dimana pembentukan ini di bantu oleh enzim protease virus.sehingga setelah semua komponen telah jadi maka akan dirangkai virus matur baru yang siap menginfeksi sel lain.
Penelitian telah digencarkan untuk menemukan obat antiretrovial untuk HIV dimana obat-obat tersebut bekerja sebagai :Penghambat Nucleoside Reverse Transcriptase (NRTI),Penghambat Non-Nucleoside Reverse Transcriptase (NNRTI),Penghambat Protease (PI)
Obat-obatan lain yang dapat menghambat siklus virus pada tahapan yang lain (seperti masuknya virus dan fusi dengan sel yang belum terinfeksi) saat ini sedang diujikan dalam percobaan-percobaan klinis (anonim,2012)

Daftar Pustaka

Anonim.2012.Dasar-Hiv Aids/Perawatan.http://www.aidsindonesia.or.id/dasar-hiv-aids/perawatan.diakses tanggal 13 September 2012.
Ekaputriastrie.2010.Replikasi-Hiv.http://ekaputriastrie.blogspot.com/2011/10/replikasi-hiv.html. diakses tanggal 13 September 2012.
Robbins,stanley L,dkk.2007.Buku Ajar Patologi Robbins,edisi 7,volume 1.Jakarta.Penerbit buku kedokteran:EGC.

Heppi Purnomo (G1F011024)

Silahkan tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: