Kanal Ion K

Kanal potasium (K+) adalah kelas kanal ion yang paling melimpah, ada setidaknya 16 tipe dan lebih banyak lagi subtipe. Aksi fisiologi belum sepenuhnya dipahami, namun beberapa sudah dikenal dalam fungsinya menjaga resting potensial membran dan repolarisasi dari potensial aksi jantung, otot halus dan kelenjar endokrin.

Penelitian farmakologi kanal Kalium terkait dengan ligan spesifik (apamin, charybdotoxin, dendrotoxin, dll)  yang berfungsi untuk aktivasi ion tersebut. Aktivasi kanal sensitif-tegangan diatur oleh perubahan dalam potensial membran, sedangkan sensitif-ligan diatur oleh sejumlah ligan: ion kalsium, ATP, neurotransmiter dan G-protein.

Modulasi Kanal kalium

Identifikasi senyawa yang memodulasi pembukaan dan penutupan kanal K+ tergantung-ATP, telah banyak dipelajari. Kanal K+ sensitif ATP diatur oleh konsentrasi ATP intraseluler. Pada level ATP tinggi, kanal tertutup dan ketika level ATP rendah, kanal terbuka. Oleh karena itu, konsentrasi ATP rendah, misalnya selama iskemia, akan menyebabkan hiperpolarisasi sedangkan konsentrasi ATP tinggi akan menyebabkan penutupan kanal dengan depolarisasi.

Contoh lain modulator endogen adalah adenosin. Adenosine berinteraksi melalui reseptor A1 di jantung dan melalui A2 reseptor di arteri koroner untuk membuka kanal K. Contoh lain yang termasuk modulator endogen  yaitu NO, EDHF (endotelium hyperpolarizing), VIP (vasoaktif peptida usus), prostasiklin dan CGRP telah menunjukkan aktivitasnya sebagai modulator di otot polos vaskular.

Modulator Eksogen

Fungsi kanal kalium dapat dimodulasi oleh sejumlah zat alami atau sintetis yang mengblok atau membuka kanal. Agen pengeblok kanal K+ berasal dari kation anorganik, senyawa amonium kuartener, aminopirydines, derivat sulfonilurea, obat antiaritmia kelas III dan racun alami. Agen pembuka kanal K+, termasuk ke dalam agen ini adalah diazoxide, minoxidil, cromakalim, levcromakalim, Bimakalim, Pinacidil dan Aprikalim.

Pembuka Kanal kalium –PCOS

Agen pembukaan kanal kalium menjadi hal baru dalam pengobatan kardiovaskular yang menawarkan  signifikansi pengobatan sindrom koroner akut, gagal jantung dan hipertensi. Beberapa vasodilator (diazoxide, minoxidil, hydralazine) telah terbukti mampu untuk membuka kanal K+  sehingga masuk ke dalam fase penyelidikan praklinis dan klinis.

Struktur kimia PCOS bervariasi, diantaranya:

– Diazoxide merupakan turunan benzothiadiazine,

– Minoxidil adalah suatu pirimidin, cromakalim, levcromakalim

– Nicorandil adalah senyawa kompleks yang mengandung bagian nitrat. PCO nicorandil pertama  diakui tahun 1984, namun kemudian menjadi jelas bahwa nicorandil adalah molekul hibrida yang bertindak sebagai PCO.

Cromakalim pertama kali dikembangkan sebagai PCO sintetis spesifik dan mekanisme kerjanya telah dilaporkan pada tahun 1986. Ini adalah campuran enantiomer, dengan aktivitas biologis yang berada di (-) bentuk-3S, 4R, yangdikenal dengan nama generik levcromakalim.

Mekanisme Kerja

Mekanisme kerja secara umum PCO adalah membuka KATP di pankreas, jantung dan jaringan lainnya. Glibenklamid umum digunakan sebagai antagonis yang sangat selektif dari KATP untuk mendeteksi kerja obat atau ligan endogen yang melibatkan pembukaan KATP. Konsentrasi glibenklamid dalam rentang nM cukup untuk mengeblok  kanal K ATP pankreas sedangkan konsentrasi mikroM diperlukan untuk mengeblok kanal KATP kardiovaskular. Umumnya, kanal K+ dalam otot polos vaskular dan non-vaskularotot 10-100 kali lebih sensitif terhadap PCOS dibandingkan di jantung. Oleh karena itu, KATP identik dengan KATP subtipenya

 

PCOS

Pembukaan kanal KATP

K+eflux ditingkatkan

Hiperpolarisasi Membran

Mengurangi pemasukan Ca+ +

Mengurangi intraseluler [Ca+ +]

Relaksasi otot muscle

 

Profil Farmakodinamik

Relaksasi otot polos vaskular

PCOS adalah vasodilator arteri dalam berbagai vaskular, sistemik serta paru atau sirkulasi koroner.  Obat ini telah terbukti untuk relaksasi berbagai arteri, aorta, koroner, paru, ginjal, mesenterika, rahim dan lain-lain. Glibenklamid dalam konsentrasi  rendah telah ditemukan  memiliki efek kompetitif terhadap PCOS. Vasodilatasi koroner telah ditunjukkan dengan adanya PCOS in vitro dan in vivo. Di beberapa studi  hemodinamik vasodilatasi korone rpreferensial, membuktikan bahwa adanya efek terhadap tekanan darah.

Bacaan lebih lanjut:

Ion channels and drug development. Focus on potassium channels and their modulators [Link] Kazic, Gojkovic-bukarica – 1999 – ION CHANNELS AND DRUG DEVELOPMENT

Potassium channels as targets for therapeutic intervention [Link Pubmed]

Potassium Channels: Molecular Defects, Diseases, and Therapeutic Opportunities [Link Aspet]

Voltage-gated potassium channels as therapeutic targets [Link Nature]

Targeting Ischemic Stroke with a Novel Opener of ATP-Sensitive Potassium Channels in the Brain [Link Aspet]

Pharmacology of cardiac potassium channels [Link Aspet]

Pharmacology of voltage-gated and calcium-activated potassium channels [Link Elsevier]

Silahkan tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: