Mekanisme Obat Amphetamine sebagai Antidepresan

Nama: Ratih Juwita Ninda

NIM: G1F009049

Deskipsi

Depresi merupakan salah satu gangguan psikiatrik yang lazim terdapat dalam populasi. Insidensi depresi terdapat sekitar 5 % dari populasi. Hanya sepertiga orang dengan gangguan depresi yang berobat, hal ini dikarenakan selain tidak terdeteksi oleh petugas kesehatan juga dikarenakan gangguan ini dianggap suatu defisiensi moral yang dirasa memalukan dan harus disembunyikan. Pada gangguan ini dopamin  mempunyai peran. Data menunjukkan, bahwa dopamin menurun pada depresi.

Dopamin adalah senyawa katekolamin yang penting pada otak, di mana ia mengontrol berbagai fungsi meliputi aktifitas lokomotor, kognisi, emosi, reinforcement, dan regulasi endokrin.di perifer, dopamin turut mengatur funsi kardiovaskuler, sekresi hormon, tonus pembuluh darah, funsi renal dan motilitas gastriontestinal

Mekanisme kerja dari dopamin yaitu dopamin di lepaskan dari ujung prasinaptik dan kemudian berikatan dengan reseptornya di postninaptik, sehingga menimbulkan efek. Setelah itu dopamin akan di metabolisme oleh MAO dan sebagian lagi di reuptake melalui transporter dopamin.

Pada kondisi depresi , dopamin mengalami penurunan sehingga aktifitas dari dopamin harus di tingkatkan, salah satunya yaitu dengan obat Amphetamin .Amphetamin merupakn obat antidepresan yang mempunyai target aksi di transporter dopamin , bekerja dengan cara mengahmbat reuptake dari dopamin sehingga meningkatkan efek dopamin.

 

Silahkan tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: