G-protein cAMP pathway

NAMA : HIJROFAYANTI

NIM : G1F011054

RESEPTOR TERGANDENG PROTEIN G

Video ini mengenai reseptor tergandeng protein G yang merupakan satu rantai polipeptida tunggal, yang keluar masuk menembus membran sel sampai tujuh kali sehingga dikatakan memiliki tujuh transmembran. Dari bentuknya, reseptor tergandeng protein G merupakan suatu rantai polipeptida tunggal yang melewati membran sebanyak tujuh kali. Reseptor ini terutama mengaktivasi rangkaian peristiwa yang mengubah konsentrasi satu atau lebih suatu molekul signaling intraseluler atau yang disebut second messenger untuk menimbulkan respons seluler. Beberapa second messenger yang terlibat dalam transduksi signal melalui reseptor ini adalah siklik AMP (cAMP), protein kinase A (PKA), Diasil gliserol (DAG), Inositol trifosfat (IP3), protein kinase C (PKC), dan kalsium (Ca++).

Reseptor terkait protein G ini berada pada membran sel dan memediasi fungsi G protein linked receptor (GPCRs). G protein merupakan protein hetero-trimerik dengan tiga subunit yang berbeda, yang lebih kecil yaitu β berwarna kuning dan γ subunit yang berwarna ungu, dan yang paling besar adalah α subunit. GDP (Guanin difosfat) akan menempel pada subunit alfa dalam bentuk inaktif, pada kondisi ini semua subunit berada dalam satu kompleks. Jia ada sebuah enzim (adenilat siklase) atau dapat disebut juga adenilat adenylyl yang menempel pada lipid bilayer dan memiliki hasil produknya yaitu cAMP dari ATP. Jika suatu hormon berikatan pada GPCR, G-protein menjadi aktif dan subunit Gα akan melepaskan GDP dan akan mengikat GTP, sehingga terjadi pertukaran GDP menjadi GTP. Penggantian GDP menjadi GTP menyebabkan perubahan konformasi pada subunit Gα. Subunit Gα yang terikat dengan GTP terdisosiasi dari subunit βγ menjadi subunit aktif, yang akan mengaktifkan adenilat siklase (AC) memproduksi cAMP. Rangkaian peristiwa ini akan menghasilkan produk cAMP yang akan mengaktifkan PKA yang akan mengkatalisis fosforilasi berbagai protein targetnya dan menimbulkan aktivitas dalam sel tersebut.

Siklik AMP (cAMP) bekerja mengaktivasi Protein Kinase A (PKA) atau A-kinase, yang selanjutnya akan memfosforilasi banyak jenis protein dan mengaktifkannya. Disebut protein kinase A karena aktivasinya diregulasi oleh adanya cAMP. PKA berperan dalam regulasi enzim metabolisme, misalnya metabolisme glukosa, dengan menstimulasi peruraian glikogen dan menghambat sintesis glikogen sehingga meningkatkan/memaksimalkan ketersediaan glukosa dalam sel.

Daftar Pustaka:
Campbell, N.A., reece, J. B., Mitchell, L. G. 2000. Biologi. Editor Safitri, A., Simarmata, L., hardadi, H.W. Diterjemahkan oleh Penerbit Erlangga, Jakarta.
Ikawati,Zullies.2008.Pengantar Farmakologi Molekuler.Yogyakarta : UGM Press.
O’Day, D. 2006. Advance Cell Biology. University of Toronto, Mississauga.

Silahkan tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: