Retinoic Acid Pathway

Nama : Wigati Nuraeni

NIM    : G1F011019

 Deskripsi

Retinoic acid (RA) adalah metabolit bioaktif dari vitamin A (retinol) yang bekerja pada sel-sel untuk membentuk atau mengubah pola aktivitas gen. Pada embrio, retinol dihasilkan dari nutrisi makanan dari ibu yang merupakan sumber retinol yang baik. Secara umum,retinoic acid berfungsi dalam proses perkembangan sel,diferensiasi dan morfogenesis vertebrata. Retinoic acid juga berperan penting pada proses penglihatan ( perkembangan mata). Dalam hal penelitian, retinoic acid digunakan sebagai pengilang jerawat dan juga dalam pengobatan  acute promyclocytic leukemia. Retinol dikonversi menjadi RA oleh aksi dua jenis enzim, dehydrogenases retinol dan dehydrogenases retina. Dalam inti RA bertindak sebagai ligan untuk mengaktifkan dua faktor transkripsi, yaitu reseptor RA (RAR) dan X retinoid reseptor (RXR).

Proses sintesis dan mekanisme aksi dari retinoic acid diawali dengan nutrisi makanan dari ibu (mengandung vitamin A) masuk ke membran. Vitamin A (retinol) di okisdasi secara reversibel menjadi retinal oleh enzim alkohol dehidrogenase (ADH). Kemudian retinal juga mengalami oksidasi mejadi retinoic acid oleh enzim retinaldehid dehidrogenase (RALD). Retinoic acid kemudian masuk ke dalam membran sel. Pada sel target retinoic acid kemudian berikatan dengan suatu protein di sitoplasma contohnya CRABP (cellular retinoic acid binding proteins). Retinoic acid yang sudah berikatan kemudian dibawa ke nukleus. Di dalam nukleus,retinoic acid kompleks membentuk ikatan heterodimer dengan Retinoic Acid Receptor (RAR) dan Retinoic X Receptor (RXR). Kompleks tersebut kemudian berikatan retinoic acid response elements (RARE) yang merupakan suatu DNA promotor membentuk RARE domain. Kemudian RARE domain pada jalus pensinyalan retinoic acid akan berasosiasi secara primer dengan  gen Hox. Langkah ini merupakan langkah terakhir pada proses pensinyalan retinoic acid,yang mengakibatkan terjadinya ekspresi gen. Retinoic acid juga memiliki hubungan dengan CYP26 yang merupakan salah satu dari bagian dari CYP450. Ekspresi yang berlebihan dari CYP26 dapat menekan efek retinoic acid untuk mencapai level ketoksikannya.

 

Sumber            :

Mangelsdorf,D.,et al.1990.Nuclear receptor that identifies a novel retinoic  

                              acid response pathway.Nature.345:224-229

Mark,M.Ghyselinck,N.,an P.Chambon.2006.Function Of Retinoid Nuclear

                             Receptor :Lessons From Genetic And Pharmacogical

                            Dissections Of The Retinoic Acid Signaling Pathway During  

                             Mouse Embryogenesis.Annual Review Of Pharmacology And

Toxicology.46:451-480

Marletaz,F.,et al.2006.Retinoic acid signaling the evolution of

                         chordates.Internasional Jurnal Of Biological Sciences.2:38-47

Silahkan tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: