Si Chantix (Vareniklin) untuk Perokok

Nama : Reza Satria Bayuaji

NIM   : G1F011053

DESKRIPSI

Nikotin adalah zat racun yg terdapat dl tembakau, digunakan dl perobatan dan untuk insektisida(Alwi,2009). Nikotin adalah zat atau bahan senyawa pimolidin yang terdapat dalam Nicotiana Tabacum, Nikotiana Rustika, dan spesies lainnya/sintesisnya yang besifat adiktif dan dapat mengakibatkan ketergantungan (Millstone, 2007)

Nikotin dapat mempengaruhi system syaraf pusat dan tepi. Mekanisme nikotin dalam mempengaruhi neurotransmitter di susunan syaraf adalah melalui ikatan dengan reseptor kolinergik yang selanjutnya mempengaruhi pelepasan dopamine.Pelepasan dopamine dapat berpengaruh pada suasana hati dan nafsu makan. Pada susunan syaraf tepi nikotin berpengaruh pada pelepasan katekolamin, adrenalin dan nonadrenalin. Pelepasan katekolamin mempunyai efek pentik pada fungsi jantung, kekakuan pembluh darah dan metabolism lemak (Nur , 2010)

Efek nikotin pada tubuh terjadi melalui ikatan dengan nicotinic acetylcholine receptors (nAChRs) di otak. Di sistem saraf pusat, sebagian besar dari nAChRs terdiri dari subtipeα4 β2 , α3 β4, dan α7. Dari subtipe-subtipe yang dominan ini, reseptor α4 β2 jumlahnya paling banyak di otak dan berperan penting dalam menyebabkan adiksi nikotin. Setelah rokok dihisap, dalam waktu 20 detik, nikotin akan berikatan dengan nAChRs subtype α4β2 di Ventral Tegmental Area (VTA) di otak. Impuls akan dihantarkan di sepanjang neuron ke nukleus akumbens(NAc) untuk melepaskan dopamine dalam jumlah besar. Pelepasan dopamine akan menimbulkan berbagai efek reward yang dicari oleh perokok, antara lain timbulnya perasaan senang, relaksasi, mengurangi stress, meningkatkan konsentrasi, dan memperbaiki mood.Rasa nikmat (reward) ini akan menjadi motivator yang mendorong seseorang untuk terus merokok(Katzhung,2006)

Vareniklin adalah suatu agonis parsial pada reseptor nikotik cr4B2. Reseptor a4P2 ini ditemukan pada neuron dopaminergik dan pada sel yang mengandung GABA(gamma amino butyric acid). Tidak seperti asetilkolin, neurotransmitter reseptor nikotinik, yang segera didegradasi oleh asetilkolinesterase, nikotin yang terdapat pada perokok tetap aktif di tempat ikatannya dengan reseptor a4b2 untuk waktu yang cukup panjang dan menyebabkan penglepasan dopamine.. Bila perokok mengnentlkan keblasaannya akan lerjadi putus nikotin (nictine withdrawal) sehingga terjadi penurunan dopamin secara tiba-tiba; ini yang menyebabkan gejala putus nikotin. Sebagai agonis, vareniklin juga menduduki reseptor alpha4beta2 sehingga nikotin tidak dapat berikatan dengan reseptor tersebut dan efek stimulasi nikotin dicegah, sambil memberikan efek perangsan gan yang tidak lengkap. (Am J Health, 2007)

DAFTAR PUSTAKA

Alwi, Hasan. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Am J Health-Syst pharm. 2007.Varenicline: The newest agent for smoking cessation.Potts LA, Garwood CL

Katzung, Bertram G. (2006). Basic and Clinical Pharmacology . New York: McGraw-Hill Medis.pp. 99–105.

Millstone, Ken. 2007. “Nixing the patch: Smokers quit cold turkey”. Columbia.edu News Service . Diakses pada 23 Desember 2010.

Nur Arfianni, Fadilla. 2010. Pengaruh Rokok terhadap Tekanan Darah pada Laki-laki Usia Muda. Skripsi Fak Farm UNS

Silahkan tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: