The HER Signaling Pathway

Deskripsi

Reseptor tirosin kinase (RTK) adalah reseptor yang memiliki aktivitas kinase pada protein tirosin, yaitu mengkatalisis transfer fosfat dari ATP ke gugus hidroksil (OH) tirosin pada protein target. Contoh reseptor yang tergolong reseptor tirosin kinase antara lain adalah reseptor-reseptor faktor pertumbuhan. Salah satu reseptor growth factor adalah epidermal growth factor receptor (EGFR). EGFR merupakan anggota dari keluarga human epidermal receptor (HER), suatu reseptor permukaan sel yang berperan penting sebagai mediator pertumbuhan sel, diferensiasi dan survival serta proliferasi. EGFR merupakan glikoprotein 170 kDa yang terdiri dari 3 domain fungsional yaitu domain ligan ikatan ekstraseluler, domain transmembran hidrofilik dan domain tirosin kinase sitoplasmik. Terdapat empat tipe reseptor ini, yaitu: EGFR (HER 1/erb-1), HER2 (erbB-2/neu), HER3 (erbB-3) dan HER4 (erbB-4). Setiap reseptor berikatan dengan ligan yang berbeda-beda. Terdapat tujuh ligan yang berbeda secara genetik seperti EGF, TGF-α, Heparin-binding EGF, amphitegulin, β-cellulin, dan epiregulin yang mampu berikatan dengan EGFR.

Ujung N terminal dari bagian ekstraseluler EGFR dapat berikatan dengan ligan seperti EGF, TGF- α dan amphiregulin. Ikatan ini menyebabkan terjadinya dimerisasi antara keluarga reseptor EGFR yang sama (homodimerisasi) ataupun antara keluarga reseptor EGFR yang berbeda (heterodimerisasi). Pengikatan EGF pada reseptornya menyebabkan dimerisasi reseptor dan terjadi autofosforilasi pada residu tirosin. Selanjutnya reseptor yang terfosforilasi tersebut akan merekrut Grb2 dan terikat pada bagian SH2 domain, sedang bagian SH3 domain mengikat protein Sos. Kedua protein ini bertindak sebagai protein adaptor dan Sos sebagai GEF yang akan berikatan dengan suatu guanyl nucleotide-releas protein (GNRP). Jika GNRP teraktivasi, dia menyebabkan protein G bernama Ras (suatu protein yang termasuk GTPase monomerik, dan merupakan protein yang penting dalam transduksi signal melalui reseptor tirosin kinase) untuk melepaskan GDP dan menukarnya dengan GTP. Ras berperan mengantarkan signal dari reseptor ke dalam nukleus untuk menstimulasi proliferasi dan diferensiasi sel. Ras yang teraktivasi akan mengaktifkan Raf, suatu kinase seluler. Induksi jalur ini akan menstimulasi rentetan fosforilasi yang melibatkan aktivasi MAPKs, ERK1, dan ERK2. ERK1 dan ERK2 meregulasi transkripsi molekul yang berhubungan dengan proliferasi, migrasi, adesi, survival dan mutasi.

Daftar Pustaka

Ikawati, zullies.2006. Pengantar Farmakologi Molekuler. Yogyakarta : UGM Press

Michrunnisa. 2010. Mekanisme Molekular Obat Anti EGFR (Epidermal Growth Factor Receptor). http://michrunnisa.blogspot.com/2010_11_01_archive.html. Diakses pada tanggal 29 Desember 2012.

Sarmoko. 2010. Reseptor Tirosin Kinase. http://moko31.files.wordpress.com/2010/06/reseptor-tirosin-kinase.docx. Diakses pada tanggal 29 Desember 2012.

NOVA AMALIA
G1F011046

Silahkan tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: